Telpon: 0370-6177440 Email: [email protected]

Rapat Koordinasi Terbatas : Social Safety Net Kota Mataram

Walikota Mataram memimpin rapat koordinasi terbatas dalam membahas social safety net (Jaring Pengaman Sosial) di Kota Mataram, bertempat di Aula Pendopo Walikota Mataram, Senin (06/04/2020). Hadir pada acara tersebut Kepala Perwakilan BI NTB Achris Sarwani, Sekda Kota Mataram H. Effendy Eko Saswito, beserta Satuan Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mataram.

Dalam rapat tersebut membahas beberapa hal menyangkut Jaring Pengaman Sosial Kota Mataram dalam penangan bencana non alam Covid-19. Seperti inflasi Kota Mataram, persediaan bahan pokok, dan rancangan pemberian sembako untuk masyarakat tidak mampu secara ekonomi.

Dalam hal inflasi Walikota Mataram H. Ahyar Abduh mendapat konfirmasi dari Kepala Perwakilan BI NTB Achris Sarwani yang mengatakan bahwa Kota Mataram dalam beberapa bulan kedepan untuk harga komoditas pangan terbilang dalam standar yang cukup baik, mengingat situasi pandemi wabah Covid-19 dan penerapan physical/social distancing.

Begitu juga dengan ketersediaan bahan pokok yang ada di Kota Mataram, bulog NTB menjelaskan bahwa ada 37 ribu ton beras untuk 6 bulan kedepan, dengan mendapat angin segar bahwa saat ini, petani akan memasuki musim panen dan bulog akan mempercepat penyerapan gabah di petani.

Selain itu, Walikota Mataram juga menyampaikan bahwa saat ini sedang melakukan koordinasi dengan bulog untuk mencairkan 100 ton cadangan beras yang akan dibagikan kepada masyarakat Kota Mataram yang terdampak secara ekonomi akibat wabah Covid-19.
Terakhir Ahyar menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Kota Mataram tengah berusaha keras untuk merencanakan bantuan kepada 42 ribu Kepala Keluarga (KK) warga Kota Mataram yang ada dikategori menengah ke bawah terdampak secara ekonomi maupun sosial akibat wabah Covid-19, “kami sedang merencanakan bantuan kepada warga kita yang tidak mampu” ujarnya.

Dengan upaya yang dilakukan Walikota Mataram H. Ahyar Abduh berharap selain mencegah penyebaran Covid-19 juga dapat membantu masyarakat Kota Mataram yang tidak mampu.

Related News