Telpon: 0370-6177440 Email: [email protected]

Walikota: Pesan WhatsApp pasien PDP yang beredar tidak bisa dipertanggungjawabkan

Walikota Mataram H. Ahyar Abduh menegaskan bahwa pesan berantai di aplikasi WhatsApp yang memuat data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 adalah data yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Dalam jumpa pers, Senin (06/04) Walikota Mataram H. Ahyar Abduh menjelaskan bahwa sampai hari ini tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mataram masih melakukan contact tracking terhadap orang-orang yang memiliki kaitan dengan pasien positif Covid-19 di Kota Mataram.

Beredarnya pesan pasien PDP tersebut dipastikan Ahyar bahwa sumber informasinya tidak jelas, karena pemerintah tidak pernah mengeluarkan data terkait nama dan alamat lengkap pasien ODP maupun PDP seperti yang beredar dalam pesan tersebut.

Dengan beredarnya pesan berantai tersebut, saat ini Walikota Mataram H. Ahyar Abduh telah memerintahkan tim untuk menelusuri sumber informasi untuk bisa dipertanggungjawabkan. Jika berita yang disebar merupakan berita yang tidak benar (hoaks), maka pemerintah akan mengambil tindakan tegas, “karena pesan tersebut meresahkan masyarakat”. tegasnya.

Related News